Pengendali Api : Aik Ata ala Aang

Posted: Desember 14, 2009 in Pengalaman Unik

Dalam serial virtual Avatar: The Legend of Aang, para naga adalah pengendali api pertama. Filsafat pengendalian api saat pertama kali diciptakan, sangat jauh berbeda dengan filsafat Negara Api di zaman Raja Sozin hingga Ozai. Pada mulanya pengendalian api menggambarkan energi dan kehidupan, namun dalam Negara Api, pengendalian api dipenuhi oleh sifat kemarahan dan kehancuran. Gerakan pengendalian api umumnya diambil dari gaya kung fu yang mampu memanipulasi suhu panas dan besarnya api. Pengendali api menggunakan suhu luar tubuh mereka sebagai sumber api untuk dikendalikan. Teknik yang kuat dan berlevel tinggi adalah pengendalian api biru. Hal ini hanya diperlihatkan oleh Puteri Azula dan Raja Api. Secara alami, api biru terasa lebih panas daripada api normal berwarna merah dan jingga yang dihasilkan dalam pengendalian api, dan mengandung kekuatan dahsyat. (wikipedia)

Pengendali api virtual yang lain adalah hasil jepretan fotografi janu yang terinspirasi dari the legend of Aang juga.

Nah, yang ini betulan realistis, mengendalikan api di tangan. Bukan sulap bukan sihir !!! Tidak pakai visual efek segala. Kalau kena tangan panas betulan. Apa itu? ini dia Aik & Ata memperagakan pengendalian api. Dijamin tidak kecewa deh🙂 .


Ya, benar bunga api, atau kembang api mainan adalah salah satu contoh pengendalian api, hehe… Bagaimana tidak? Aik dengan gayanya betul-betul berkonsentrasi mengendalikan percikan apinya biar tidak kena tangan. Ata apalagi ! masih dengan rasa kagum, senang, takut dan kuatir bisa mengendalikan kembang api. Luaarr biasa.

Pengalaman mengendalikan api yang betul-betul mengesankan dan mengagumkan bagi Aik-Ata. Avatar dengan Aang-nya memang menyihir Aik-Ata ketika menontonnya, apalagi bisa mengendalikan empat elemen (air, api, udara dan tanah). Tapi, malam itu, pengendalian yang sangat realistis, nyata, dengan segenap persepsi yang dibangun, dengan reaksi psikomotoriknya, dengan afeksi pada sekelilingnya, Yaahh… lebih mengesankan daripada duduk manis menonton DVD.

Itulah dunia ‘anak-anak’. Lain kali kita akan belajar mengendalikan elemen yang lain, yaitu tanah (barangkali dengan menanam bunga atau bermain pasir), udara (memompa ban sepeda yang kempis atau membuat balon luncur), dan air (berenang di baumata atau memandikan kucing yang takut air, hehehe….).
Niscaya, jadilah Avatar: The Legend of Aang.

Komentar
  1. Firmansyah mengatakan:

    kaya mana cara ngendalikan api kaya gitu ???? masih bingung nih, nggak masuk akal. emangnya betulan ??? Kalo betulan ajari dong !!!!!!! :O

  2. vulfa mengatakan:

    taeh jancok

  3. deddy_ds mengatakan:

    salam kenal mas.
    saya cukup tertarik dengan foto dengan visual efek tersebut.
    tapi biar saya tebak triknya, yang kurang lebih mungkin seperti ini:
    tangan kanan memegang tongkat panjang tipis dengan ujungnya diberi api (dibakar), lalu diputar-putar di atas tangan kiri yang seolah sedang menopang api. ketika kamera mengambil gambar, tongkat yang tipis itu tidak cukup jelas terlihat lantaran berputar dengan cepat. sementara api di ujung tongkat tersebut terlihat berputar di atas tangan kiri. dan, jadilah foto di atas.

    salut untuk ide kreatif membuat foto tersebut.
    keren!😀

  4. reza mengatakan:

    hahaha itu sih gampang ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s