Wajah Kota yang Kontradiktif

Posted: Desember 12, 2009 in Panorama Alam

Wajah kota kupang akan sangat berbeda di musim kemarau dan di musim penghujan. Apalagi di awal-awal 2005-an atau 4 tahun yang lalu ketika aku mulai berdomisili di penfui. Lihat saja wajah jalan eltari 3 dekat bundaran penfui atau bundaran kasih ya? (karena patungnya tangan melepas burung dara !)

Dua foto ini aq jepret di 18 juli 2009 yang notabene lagi kering ya. El Nino telh mulai melanda kupang kayaknya. Lihat saja nih panorama kekeringan di sekitar patung kasih !
dan foto kedua dijepret tanggal 03 desember 2009 ya sudah hujan lah. wouoww seperti berada di tengah hutan atau memasuki terowongan di tengah hutan lebat. Kontradiksi sekali khan….

Iya tapi sekarang ini lagi digalakkan kupang green and clean (KGC), semoga kenyataan alam yang kontradiktif seperti pada foto itu tidak mewakili wajah kota kupang secara keseluruhan, karena di jalur eltari 1 dan 2 sudah mulai ditanami bunga-bunga beserta tamannya. Semoga tidak sekedar ‘hangat-hangat nasi ayam’, dan teruslah berkelanjutan.

Komentar
  1. fitri mengatakan:

    haiiiiiiiiiiiiiiiiii,,,,,,,, bagus banget tema yang diangkat… coba dong ditelusuri panorama alam kota kupang yang masih belum terjangkau oleh orang-orang,, hmmmmm yang masih alami lah,,,, yang belum terjamah ,,,,,,,^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s